Pada tanggal 22 Desember 2025, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah Jakarta bekerjasama dengan PIAUD Universitas Muhamadiyah Luwuk menyelenggarakan sebuah webinar nasional dengan tema “Membangun Ketahanan Mental Anak di Era Digital: Peran Orang Tua dan Pendidik”. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini diadakan melalui platform Zoom dan terbuka untuk umum, memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk berpartisipasi dalam diskusi seputar pendidikan anak dan tantangan mental yang mereka hadapi di era digital.
Webinar ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Jumahir, S.Ag., MM., M.Pd., C.LQ, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk. Dalam sambutannya, Dr. Jumahir menekankan pentingnya pembinaan ketahanan mental anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Acara ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Hj. Ulfiani Rahman, S.Ag., S.Psi., M.Si, Ketua PIAUD Indonesia Timur, yang menjadi keynote speaker dan membahas peran orang tua serta pendidik dalam menghadapi tantangan yang muncul akibat digitalisasi dalam kehidupan anak-anak.
Selain itu, dua pemateri lainnya juga turut memberikan kontribusi penting dalam webinar ini. Pipit Nuri Mulyaningtias, M.Psi, Kaprodi PIAUD Universitas Darunnajah Jakarta, memaparkan tentang bagaimana cara mengembangkan ketahanan mental anak di dunia digital. Sementara itu, Dr. Karmila P. Lamadang, S.H., M.Pd, Dosen PIAUD Universitas Muhammadiyah Luwuk, memberikan perspektif tambahan terkait strategi pendidikan yang dapat diterapkan untuk mendukung perkembangan anak dalam menghadapi pengaruh digital.
Webinar ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga memberi fasilitas sertifikat bagi peserta yang mengikuti acara hingga selesai. Melalui acara ini, Program Studi PIAUD Universitas Darunnajah berharap dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman para pendidik dan orang tua tentang pentingnya membangun ketahanan mental pada anak-anak di era digital yang penuh tantangan ini. Webinar ini juga bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan memberikan pandangan baru terkait peran orang tua dan pendidik dalam mendukung perkembangan mental anak-anak di tengah derasnya arus teknologi.




