Mahasiswa PIAUD UDN Hadiri Pembukaan ICOP 2026 yang Dibuka oleh Menteri ATR/BPN

Jakarta, 6 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah turut menghadiri The 4th International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Darunnajah pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan internasional ini berlangsung meriah dengan kehadiran sekitar 2.655 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, santri, peneliti, pimpinan pesantren, serta tamu undangan dari berbagai daerah dan negara.
ICOP 2026 secara resmi dibuka oleh Nusron Wahid selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola aset wakaf dan optimalisasi pemanfaatannya sebagai instrumen pemberdayaan umat, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan pembangunan sosial.
Tahun ini, ICOP mengusung tema “The Impact Mission: Unleashing the Power of Endowment & Waqf Funds for Islamic Education, Business, and Science & Technology”. Tema tersebut menekankan pentingnya pengembangan dana abadi (endowment fund) dan wakaf produktif sebagai fondasi kemandirian lembaga pendidikan Islam sekaligus pendorong kemajuan bisnis, riset, sains, dan teknologi di masa depan.
Kehadiran mahasiswa PIAUD Universitas Darunnajah dalam forum internasional ini menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memahami peran strategis pendidikan Islam dalam menjawab tantangan global. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari para pakar dan praktisi, tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung bagaimana pesantren dan perguruan tinggi Islam berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang profesional dan berkelanjutan.
Selain dihadiri oleh Menteri ATR/BPN, konferensi ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dan akademisi internasional dari berbagai negara. Para peserta berdiskusi mengenai tata kelola wakaf, transformasi digital keuangan wakaf, pengukuran dampak sosial-ekonomi, investasi berbasis ESG, serta harmonisasi regulasi wakaf lintas negara.
Partisipasi mahasiswa PIAUD Universitas Darunnajah dalam ICOP 2026 menunjukkan komitmen program studi untuk mendorong mahasiswa aktif mengikuti forum ilmiah berskala internasional. Diharapkan pengalaman ini dapat memperkuat kapasitas akademik mahasiswa, menumbuhkan semangat riset, serta menginspirasi lahirnya gagasan-gagasan inovatif yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai Islam.
Dengan terselenggaranya ICOP 2026, Universitas Darunnajah kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam yang berorientasi global, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi dalam membangun peradaban Islam yang maju, mandiri, dan berdampak bagi masyarakat luas.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *