Jum’at, 15 Maret 2024 – Dosen Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah, Dwi Puji lestari, M.Pd, mengisi workshop yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penulisan penelitian tindakan kelas (PTK) di kalangan para pendidik ustadz dan Ustadzah di Pondok Pesantren Al- Hasanah Darunnajah 9 Pamulang, Tangerang. Dalam pembukaan acara, kepala Sumber Daya Manusia (SDM), Julbadri menyambut hangat kegiatan tersebut dan menyatakan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan formal dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dwi Puji Lestari, M. Pd membuka sesi dengan menjelaskan konsep dasar penelitian tindakan kelas (PTK) dan relevansinya dalam konteks pembelajaran di sekolah. “PTK bukan hanya merupakan alat evaluasi, tetapi juga sebuah langkah konkrit dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Peserta workshop diajak untuk memahami langkah-langkah praktis dalam melaksanakan PTK, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, implementasi, hingga evaluasi dan refleksi. Bu Dwi Puji Lestari, M. Pd menekankan pentingnya penerapan metode yang partisipatif dan berpusat pada peserta didik dalam setiap tahapan PTK.
Salah satu momen menarik dalam workshop ini adalah sesi diskusi kelompok, di mana peserta diajak untuk merumuskan masalah konkret yang dihadapi di kelas masing-masing dan merancang tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Diskusi ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep PTK, tetapi juga memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan solusi.
“Workshop ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi kami para guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis bukti,” ujar Ma’rifah, salah seorang peserta workshop. “Kami berharap dapat menerapkan langsung konsep-konsep yang kami pelajari dalam keseharian di kelas.”
Dengan berakhirnya workshop, Dwi Puji Lestari, M.Pd menyampaikan harapannya agar semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam dunia pendidikan tidak pernah padam di kalangan para pendidik. “Kami berharap workshop ini bukan hanya menjadi acara sekali waktu, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara universitas dan sekolah dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.




