Deteksi Dini : Sebagai Langkah Awal Penanganan Gangguan Perkembangan Anak

Guna memperluas wawasan akademis mahasiswa serta memperkuat mutu pembelajaran di ranah pemantauan tumbuh kembang anak, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah Jakarta berpartisipasi aktif dalam pemenuhan kerja sama ilmiah melalui program Visiting Lecturer (Kuliah Tamu).
Agenda akademis ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh Program Studi PIAUD Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk Banggai pada Sabtu (16/05/2026) secara virtual memanfaatkan media Zoom Cloud Meetings. Kuliah tamu ini diintegrasikan secara langsung sebagai bagian dari perkuliahan interaktif pada Mata Kuliah Deteksi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, yang diampu oleh Risky Diyah Amalia Rais, S.Psi., M.Pd.
Pada kesempatan tersebut, Prodi PIAUD Universitas Darunnajah mengutus salah satu dosen , Miftahul Jannah, S.Pd., M.Pd., sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan Visiting Lecturer (Kuliah Tamu) yang berfokus pada topik krusial: “Deteksi Dini: Langkah Awal Penanganan Gangguan Perkembangan Anak”.
Dalam sesi pemaparannya, Miftahul Jannah, S.Pd., M.Pd. mengaitkan argumennya dengan teori dari Diane Papalia mengenai masa-masa krusial anak yang disebut Sensitive Periods (Periode Sensitif). Beliau mengingatkan bahwa sikap acuh atau tindakan “menunggu saja” dari orang tua maupun guru saat melihat adanya gejala hambatan perkembangan akan berakibat fatal, yaitu memperlebar jarak keterlambatan fungsi anak di masa keemasannya (golden age).
“Memahami gangguan pertumbuhan dan perkembangan bukan untuk memberikan label negatif pada anak, melainkan agar kita dapat memetakan kebutuhan stimulasi khusus mereka sedini mungkin, sebelum pola hambatan tersebut menjadi permanen saat mereka dewasa,” urai pemateri di tengah sesi perkuliahan.
Pertemuan ilmiah ini berlangsung sangat dinamis, hidup, dan aplikatif karena diisi dengan sesi bedah studi kasus nyata, tanya jawab interaktif, serta diakhiri dengan kuis evaluasi. Mahasiswa PIAUD Unismuh Luwuk Banggai memperlihatkan keseriusan dan antusiasme yang tinggi ketika mendiskusikan tindakan preventif di lembaga sekolah sekaligus merancang alur rujukan formal dari guru PAUD menuju instansi kesehatan profesional.
Merespons kesuksesan implementasi perkuliahan lintas pulau ini, dosen pengampu mata kuliah dari PIAUD Unismuh Luwuk Banggai, Risky Diyah Amalia Rais, S.Psi., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam:
“Sebagai pengampu mata kuliah, saya menyampaikan terima kasih kepada Prodi PIAUD Universitas Darunnajah atas kerja sama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Apresiasi juga saya sampaikan kepada narasumber dan seluruh peserta atas partisipasi dan antusiasmenya. Semoga kegiatan Visiting Lecturer ini dapat memberikan wawasan serta manfaat bagi pengembangan akademik mahasiswa prodi piaud unismuh luwuk,” tuturnya.
Melalui selesainya agenda ini, Program Studi PIAUD Universitas Darunnajah berkomitmen untuk terus menjaga kesinambungan kolaborasi akademis antarperguruan tinggi seperti ini, demi mencetak generasi pendidik anak usia dini yang responsif, kompeten, serta adaptif terhadap dinamika peradaban pendidikan modern.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *