Jakarta, 11 Juni 2025 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah (UDN) menjalin kerja sama strategis dengan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Jakarta Selatan dalam rangka memperkuat sinergi antara dunia kampus dan praktisi pendidikan anak usia dini.
Pertemuan kerja sama ini dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Juni 2025, bertempat di kantor IGRA Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, hadir dari pihak PIAUD UDN yaitu Pipit Nuri Mulyaningtias, M.Psi selaku Ketua Program Studi PIAUD dan Delpa Firdaus, M.H selaku Sekretaris Program Studi. Sementara itu, dari pihak IGRA Jakarta Selatan langsung dihadiri oleh Ketua IGRA, Ibu Herlinawati, M.Pd.
Sinergi Dunia Kampus dan Praktisi PAUD
Pertemuan ini membahas berbagai bentuk kerja sama antara PIAUD UDN dan IGRA Jakarta Selatan, khususnya dalam bidang peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan guru RA, magang mahasiswa, serta kolaborasi kegiatan ilmiah dan pengabdian masyarakat.
“Kami sangat antusias menjalin kolaborasi dengan IGRA sebagai mitra strategis. Melalui kerja sama ini, mahasiswa kami dapat belajar langsung dari para praktisi, sekaligus ikut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan anak usia dini di wilayah Jakarta Selatan,” ujar Pipit Nuri Mulyaningtias.
Senada dengan hal tersebut, Ketua IGRA Jakarta Selatan, Ibu Herlinawati, M.Pd., menyambut baik langkah kolaboratif ini. Beliau menilai kehadiran mahasiswa dan dosen dari PIAUD UDN akan memperkaya dinamika dan inovasi di lingkungan RA.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas MoU, tapi juga menyentuh program-program nyata seperti workshop, pelatihan, serta peningkatan kompetensi guru RA,” ungkapnya.
Langkah Awal Kolaborasi Jangka Panjang
Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun rencana kerja bersama yang akan dimulai pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Beberapa agenda awal yang direncanakan antara lain: program magang mahasiswa PIAUD UDN di RA-RA mitra IGRA, pelatihan neuropedagogi untuk guru-guru RA, serta seminar bersama seputar perkembangan anak usia dini.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang saling menguatkan antara kampus dan lapangan praktik, serta menjawab tantangan zaman melalui inovasi dan penguatan kapasitas SDM pendidik anak usia dini.




